Dalam pemasangan dan pemeliharaan sistem hidrolik, penggunaan crimper selang hidrolik yang benar secara langsung mempengaruhi kekencangan dan keamanan sambungan pipa. Sebagai perangkat crimping profesional, crimper selang hidrolik dengan kuat menggabungkan fitting dengan selang melalui kontrol tekanan yang tepat, menghindari bahaya tersembunyi seperti kebocoran dan pecah. Berikut ini rincian langkah pengoperasian dan tindakan pencegahan untuk menggunakan crimper selang hidrolik dengan benar.
I. Pekerjaan Persiapan
1. Inspeksi Peralatan
Sebelum memulai crimper selang hidrolik, periksa apakah tangki oli memiliki cukup oli dan apakah jenis oli hidrolik memenuhi persyaratan peralatan (biasanya oli hidrolik anti aus No. 46). Pada saat yang sama, pastikan tegangan catu daya stabil dan perangkat pembumian dapat diandalkan untuk menghindari pengaruh pada pengoperasian peralatan atau keselamatan operator karena masalah sirkuit. Periksa apakah cetakan terpasang dengan kuat, dan model cetakan harus sesuai dengan spesifikasi fitting dan selang yang akan dikerutkan untuk mencegah penyimpangan ukuran crimping yang disebabkan oleh ketidakcocokan cetakan.
2. Perlakuan Awal Benda Kerja
Potong selang hidrolik dengan panjang yang sesuai, pastikan potongannya rata dan bebas duri untuk menghindari goresan pada cincin penyegel. Membersihkan noda oli dan kotoran pada dinding bagian dalam selang dan lubang bagian dalam fitting; bila perlu, bersihkan dengan bahan pembersih khusus untuk memastikan permukaan sambungan bersih. Kelupas lapisan karet luar sesuai spesifikasi selang, dan panjang pengelupasan harus sesuai dengan kedalaman penyisipan fitting. Lapisan tulangan yang terbuka (seperti lapisan jalinan kawat baja) harus utuh dan tidak rusak.
II. Proses Operasi Crimping
1. Penjepitan dan Pemosisian
Masukkan selang yang sudah diproses ke dalam selongsong pemasangan, pastikan inti pemasangan dimasukkan sepenuhnya ke dalam rongga bagian dalam selang sampai akarnya pas. Tempatkan benda kerja yang sudah dirakit di tengah cetakan crimper selang hidrolik, sesuaikan posisinya sehingga titik crimping sejajar dengan area crimping fitting untuk menghindari gaya yang tidak rata akibat offset. Tutup perangkat pemosisian cetakan untuk memastikan benda kerja tidak bergeser selama crimping.
2.Pengaturan Parameter
Menurut spesifikasi fitting dan selang, lihat manual peralatan atau tabel parameter crimping untuk mengatur tekanan dan langkah crimping yang sesuai. Untuk benda kerja dengan spesifikasi baru, disarankan untuk melakukan uji coba crimping terlebih dahulu, mengukur diameter luar bagian yang dikerutkan, membandingkannya dengan nilai standar, dan menyempurnakan parameter hingga memenuhi persyaratan. Keakuratan kontrol tekanan crimper selang hidrolik secara langsung mempengaruhi kualitas crimping, jadi tekanan berlebih atau tekanan tidak mencukupi harus dihindari.
3. Memulai Crimping
Setelah memastikan bahwa pengaturan parameter sudah benar, tekan tombol start, dan crimper selang hidrolik akan menyelesaikan tindakan crimping sesuai dengan program yang telah ditetapkan. Selama proses crimping, operator harus mengamati status pengoperasian peralatan. Jika ditemukan kebisingan, getaran, atau perubahan bentuk benda kerja yang tidak normal, segera tekan tombol berhenti darurat, atasi masalah, lalu lanjutkan pengoperasian. Setelah crimping selesai, tunggu hingga cetakan disetel ulang sepenuhnya sebelum mengeluarkan benda kerja agar tidak melepuh atau terjepit.
AKU AKU AKU. Pasca Inspeksi dan Penanganannya
1. Pemeriksaan Kualitas
Setelah melakukan crimping, gunakan jangka sorong untuk mengukur diameter luar bagian benda kerja yang berkerut untuk memastikannya berada dalam kisaran toleransi standar. Periksa apakah sambungan antara fitting dan selang sudah kencang, tidak ada kelonggaran atau kebocoran, dan lapisan penguat tidak terbuka. Lakukan uji tekanan dengan menyambungkan benda kerja yang berkerut ke alat uji, berikan tekanan air atau tekanan oli 1,5 kali tekanan kerja, pertahankan selama 5-10 menit, dan amati kebocoran. Penurunan tekanan tidak boleh melebihi kisaran yang ditentukan.
2. Pemeliharaan Peralatan
Setiap kali selesai digunakan, matikan daya crimper selang hidrolik, bersihkan kotoran dan oli pada permukaan cetakan, dan oleskan oli anti karat untuk mencegah cetakan berkarat. Periksa sistem hidrolik peralatan secara teratur, ganti cincin penyegel dan pipa oli yang sudah tua, dan pastikan tidak ada kebocoran di sirkuit hidrolik. Oleskan gemuk pada bagian yang bergerak agar tetap berjalan lancar dan memperpanjang masa pakai peralatan.
Tindakan pencegahan
Operator harus mendapatkan pelatihan profesional, memahami kinerja dan spesifikasi pengoperasian crimper selang hidrolik, dan dilarang keras bekerja tanpa izin.
Selama proses crimping, dilarang keras memasukkan tangan atau benda lain ke dalam area kerja cetakan untuk mencegah cedera akibat remuk.
Jika peralatan tidak digunakan dalam waktu lama, tiriskan oli hidrolik, bersihkan permukaan peralatan, dan simpan di lingkungan yang kering dan berventilasi.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas secara ketat, pengoperasian crimper selang hidrolik yang efisien dan stabilitas kualitas produk berkerut dapat dipastikan, sehingga memberikan jaminan pengoperasian sistem hidrolik yang aman dan andal.
Handanshi Kangmai Hydraulic Equipment Co, Ltd terletak di sebelah timur Wangzhuang, di jalan tol Hanlin. Produk utama kami memiliki 9 seri dan 50 tipe yang berisi mesin crimping selang, mesin pemotong selang, mesin skiving selang...